Danramil 12/Gondomanan Sambangi Tokoh Adat DIY
Yogyakarta – Dalam rangka menjaga kondusivitas wilayah dan mempererat silaturahmi dengan tokoh masyarakat, Danramil 12/Gondomanan, Mayor Inf Abdullah Nur Wakhid, S.Ag., melaksanakan kegiatan Penggalangan Terbatas (Galtas) dengan menyambangi kediaman Tokoh Adat DIY, KGPH Yudhaningrat, di Ndalem Yudhonegaran, Prawirodirjan, Gondomanan, Jumat (08/04/2026).
Pertemuan yang berlangsung hangat mulai membahas sejumlah isu krusial terkait keamanan dan citra Kota Yogyakarta di mata nasional maupun internasional.
KGPH Yudhaningrat menekankan, pentingnya sinergi antara TNI dan seluruh elemen masyarakat untuk menghapus stigma negatif mengenai aksi kejahatan jalanan (klitih) serta kenakalan remaja yang sempat mencoreng wajah Yogyakarta.
Beliau berharap Yogyakarta dapat sepenuhnya kembali pada jati dirinya sebagai Kota Pendidikan, Kota Budaya, dan Kota Sejarah. Terkait dinamika sosial, adik dari Sri Sultan Hamengkubuwono X ini menyampaikan, bahwa penyampaian pendapat atau demonstrasi oleh mahasiswa merupakan hak demokrasi, namun harus tetap mengedepankan etika dan menghindari tindakan anarkis.
Danramil 12/Gondomanan, Mayor Inf Abdullah Nur Wakhid,S.Ag. menyambut baik arahan dan masukan dari Gusti Yudho. Beliau menegaskan bahwa Koramil 12/GM berkomitmen penuh untuk terus melakukan pendekatan persuasif di wilayah binaan guna memastikan keamanan tetap terjaga.
"Arahan dari para tokoh adat sangat penting bagi kami sebagai dasar dalam melaksanakan pembinaan teritorial, agar stabilitas keamanan di Gondomanan khususnya, dan Yogyakarta umumnya, tetap kondusif dan nyaman bagi warga maupun wisatawan. Kegiatan ini berjalan dengan aman dan lancar, ditutup dengan sesi dokumentasi bersama sebagai bentuk sinergitas antara TNI dan tokoh adat dalam menjaga marwah Yogyakarta," ungkapnya.

Komentar
Posting Komentar