Sentuhan Humanis Babinsa, Program SASIH Sambangi Anak Putus Sekolah di Sayidan
Yogyakarta – Komitmen untuk mencerdaskan kehidupan bangsa terus ditunjukkan oleh jajaran Koramil 12/Gondomanan. Melalui program inovatif SASIH (Sapu Bersih), Babinsa Prawirodirjan, Serka Kristanto, melaksanakan aksi sambang kepada anak putus sekolah di Kampung Sayidan, Kelurahan Prawirodirjan, Kemantren Gondomanan, Kamis (30/04).
Kegiatan kali ini menyasar seorang anak di wilayah RT 16/RW 06 Sayidan yang memerlukan motivasi untuk kembali mengenyam pendidikan. Tidak sendiri, Serka Kristanto bermitra dengan tim ahli dari Puskesmas Gondomanan, yakni Mas Prima selaku penanggung jawab program dan Mbak Annisa sebagai psikolog.
Serka Kristanto menjelaskan, bahwa program SASIH bertujuan untuk menyisir anak-anak yang putus sekolah di wilayah binaannya agar mendapatkan perhatian, baik dari sisi administrasi maupun dukungan psikis."Kami tidak hanya mendata, tetapi juga melakukan pendekatan dari hati ke hati. Tujuannya jelas, memberikan semangat dan keyakinan bahwa masa depan mereka masih panjang dan pendidikan adalah kunci utamanya," ujar Serka Kristanto.
Dalam kunjungan tersebut, tim gabungan melaksanakan beberapa tahapan, mulai dari pendataan awal, pemberian edukasi mengenai pentingnya literasi, hingga sesi komunikasi dua arah. Menariknya, terdapat sesi praktik edukasi yang dirancang khusus oleh tim psikolog untuk memancing minat belajar anak secara interaktif.
Kehadiran sosok Babinsa di tengah keluarga tersebut diharapkan mampu memberikan rasa aman dan dorongan moral yang kuat bagi orang tua maupun sang anak. Sinergi antara TNI dan tenaga kesehatan ini menjadi bukti nyata bahwa pendampingan masyarakat dilakukan secara menyeluruh (holistik).
"Seluruh rangkaian kegiatan ini berjalan dengan aman, lancar dan penuh suasana kekeluargaan. Program SASIH akan terus digulirkan secara berkesinambungan demi memastikan tidak ada lagi anak di Gondomanan yang kehilangan hak pendidikannya," pungkas Serka Kristanto.
.jpeg)
Komentar
Posting Komentar