Lestarikan Budaya, Tiga Pilar Amankan Kenduri Jenang Suran 2026


Yogyakarta - Kenduri ini merupakan acara syukuran kepada Allah SWT atas keberkahan dan kelimpahan rezeki bagi masyarakat Pringgokusuman dan juga merupakan tradisi tahunan yang dilaksanakan di Ndalem Notoyudan, Kelurahan Pringgokusuman, Kecamatan Gedongtengen, Kota Yogyakarta.

Acara ini biasanya dilaksanakan pada tanggal 10 bulan Muharram dan berlangsung selama beberapa jam. Pada tahun ini dilaksanakan, Selasa 23 Juni 2026 mulai pukul  19.30 wib s.d 22.00 Wib di Pendopo Ndalem Notoyudan Jln. Notoyudan GT II/303 RT 83 RW 23 kelurahan Pringgokusuman, Kemantren Gedongtengen, Yogyakarta.

Hadir pada kegiatan tersebut Kepala Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta, Mantri Pamong Praja Kem. Gedongtengen, Komandan Koramil 14/Gedong Tengen, Kapten Inf Aluwar, Lurah Pringgokusuman dan Sosromenduran, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Ketua LPMK Pringgokusuman, Ketua TP PKK Pringgokusuman, Forum RKB Pringgokusuman, Ketua Kampung Se-kelurahan Pringgokusuman, Ketua RW dan RT Se-kelurahan Pringgokusuman, Kelompok Penggiat Sejarah dan Seni Budaya Se-Kemantren Gedongtengen.

Kegiatan diawali dengan melaksanakan kirab yang diikuti oleh seluruh lapisan masyarakat di Kelurahan Pringgokusuman. Mereka secara suka rela mengenakan pakaian adat dan kostum sesuai kreativitas masing-masing.

Makna filosofis kenduri Jenang Suran tidak hanya sebagai ajang pelestarian tradisi dan budaya, tetapi juga sebagai sarana mempererat persaudaraan dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya gotong royong serta guyub rukun antar warga masyarakat sekitar.

 

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Optimalisasi Kesiapsiagaan, Kodim Jogja Simulasi Penanganan Bencana Kebakaran

Batuud Koramil 10/Wirobrajan Tanamkan Jiwa Nasionalisme dan Kedisiplinan

Pastikan Aman dan Siaga, Dandim Jogja Tinjau Pos Lebaran di Kepatihan