‎Babinsa Kotagede Hadiri Penguatan Kelembagaan Etnis dan Suku, Perkuat Persatuan dalam Keberagaman

‎Yogyakarta – Komitmen TNI dalam menjaga persatuan dan memperkuat keharmonisan di tengah keberagaman terus diwujudkan melalui keterlibatan aktif dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan. Salah satunya ditunjukkan oleh tiga personel Babinsa Koramil 08/Kotagede Kodim 0734/Kota Yogyakarta yang menghadiri kegiatan Penguatan Kelembagaan Etnis dan Suku yang diselenggarakan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Yogyakarta di Pendopo Abdi Praja Kemantren Kotagede, Selasa (14/7/2026).

‎Ketiga personel Babinsa yang hadir yakni Pelda Widya BP, Serka Wandi, dan Sertu Suparinto. Kehadiran mereka merupakan wujud dukungan TNI terhadap upaya memperkuat persatuan bangsa, menjaga kerukunan antar-etnis, serta membangun sinergi yang kokoh antara aparat kewilayahan dan seluruh elemen masyarakat.

‎Kegiatan yang digagas FPK Kota Yogyakarta tersebut menjadi forum silaturahmi sekaligus ruang dialog untuk memperkuat peran kelembagaan etnis dan suku dalam menjaga keharmonisan sosial. Melalui komunikasi yang terbuka, diharapkan setiap unsur masyarakat dapat terus menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi, kebersamaan, dan semangat Bhinneka Tunggal Ika.

‎Acara dihadiri oleh Mantri Pamong Praja (MPP) Kemantren Kotagede Komaru Maarif, S.IP., M.Si., Pengurus FPK Kota Yogyakarta Ki Sutikno, jajaran FPK Kemantren Kotagede, perwakilan asrama daerah di wilayah Kemantren Kotagede, tokoh masyarakat dari berbagai etnis dan suku, serta Bhabinkamtibmas.

‎Dalam kegiatan tersebut, seluruh peserta menegaskan pentingnya memperkuat kolaborasi lintas sektor guna menjaga stabilitas keamanan dan mencegah potensi konflik sosial melalui deteksi dini serta penyelesaian persoalan secara musyawarah.

‎Kehadiran Babinsa dalam forum tersebut sekaligus menegaskan peran TNI sebagai aparat teritorial yang senantiasa hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan wilayah, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam mempererat persatuan dan memperkokoh nilai-nilai kebangsaan.

‎Melalui kegiatan Penguatan Kelembagaan Etnis dan Suku ini, diharapkan sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen warga semakin kuat sehingga tercipta kehidupan bermasyarakat yang rukun, harmonis, dan kondusif di Kota Yogyakarta.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Optimalisasi Kesiapsiagaan, Kodim Jogja Simulasi Penanganan Bencana Kebakaran

Pastikan Aman dan Siaga, Dandim Jogja Tinjau Pos Lebaran di Kepatihan

Batuud Koramil 10/Wirobrajan Tanamkan Jiwa Nasionalisme dan Kedisiplinan